Uncategorized

Manfaat Kacang Tolo untuk Kesehatan yang Sayang Bila Dilewatkan

Makanjalan.com – Pernahkah Anda mengonsumsi kacang tolo atau cowpea? Meski tak sepopuler kacang merah, kacang tanah, dan kacang polong, namun kacang ini juga memiliki banyak nutrisi yang tak kalah menyehatkan.

Kacang tolo umumnya berukuran kecil dan berwarna pucat. Terdapat pula bintik hitam, coklat, atau merah yang menyerupai mata pada kacang ini. Karena rasanya yang lezat, kacang tolo seringkali ditambahkan dalam berbagai masakan.

Baca juga : Minum Anggur Putih alias White Wine Baik untuk Kesehatan

Nutrisi yang terkandung dalam kacang tolo

Kacang tolo mengandung banyak serat dan protein. Selain itu, juga merupakan sumber yang baik untuk beberapa mikronutrien penting, seperti folat, tembaga, tiamin, dan zat besi. Adapun satu cangkir atau sekitar 170 gram kacang tolo yang dimasak mengandung nutrisi, sebagai berikut:

  • 194 kalori
  • 13 gram protein
  • 11 gram serat
  • 35 gram karbohidrat
  • 0,9 gram lemak
  • 88% kebutuhan harian folat
  • 55% kebutuhan harian tembaga
  • 23% kebutuhan harian zat besi
  • 28% kebutuhan harian tiamin
  • 21% kebutuhan harian magnesium
  • 21% kebutuhan harian fosfor
  • 20% kebutuhan harian zinc
  • 10% kebutuhan harian kalium
  • 8% kebutuhan harian selenium
  • 7% kebutuhan harian riboflavin
  • 10% kebutuhan harian vitamin B6

Selain berbagai nutrisi tersebut, kacang tolo juga kaya akan polifenol yang merupakan senyawa antioksidan kuat dalam tubuh. Antioksidan tentu saja dapat memberi pengaruh positif terhadap kesehatan tubuh.

Manfaat kacang tolo untuk kesehatan

Dengan beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya, tak heran jika kacang ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Adapun manfaat kacang tolo untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan, antara lain:

  1. Mendorong penurunan berat badan

Kandungan protein dan serat larut dalam kacang tolo bisa membantu mendorong penurunan berat badan. Protein telah terbukti mengurangi kadar ghrelin, yaitu hormon yang merangsang rasa lapar.

Sementara, serat larut dapat membuat Anda merasa kenyang di antara waktu makan. Sebuah ulasan dari 21 studi menyimpulkan bahwa memasukkan kacang-kacangan, termasuk kacang tolo, ke dalam diet efektif sebagai strategi penurunan berat badan dan membantu mengurangi persentase lemak tubuh.

  1. Menjaga kesehatan pencernaan

Kacang tolo merupakan sumber serat larut yang baik bagi kesehatan pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa memperbanyak asupan serat larut dapat meningkatkan keteraturan dan frekuensi BAB bagi orang yang mengalami sembelit. Bahkan penelitian lain menemukan bahwa serat dapat membantu mencegah gangguan pencernaan, seperti kenaikan asam lambung, wasir, dan tukak lambung.

Serat larut yang ditemukan dalam kacang tolo juga dapat bertindak sebagai prebiotik yang mampu merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Bakteri baik bukan hanya meningkatkan kesehatan pencernaan, namun juga telah terbukti dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan mengurangi kadar kolesterol.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Mengonsumsi kacang tolo sebagai bagian dari diet seimbang menjadi cara yang baik dalam menjaga jantung tetap sehat dan kuat, serta dapat pula membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Dalam satu ulasan dari 10 penelitian menyimpulkan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan secara teratur dikaitkan dengan kadar kolesterol total dan LDL yang lebih rendah. Di mana kedua kolesterol tersebut berkontribusi terhadap penyakit jantung.

  1. Melawan radikal bebas

Efek antioksidan yang dimiliki oleh kacang tolo dapat melawan radikal bebas dalam tubuh sehingga membuat Anda terhindar dari stres oksidatif. Stres oksidatif dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis, seperti kanker, stroke, diabetes, dan radang sendi yang bisa membahayakan jiwa.

  1. Mengatasi masalah tidur

Kacang tolo mengandung triptofan yang dapat membantu tubuh untuk rileks dan meningkatkan pola tidur yang baik. Jika Anda menderita insomnia atau kegelisahan di malam hari, cobalah untuk mengonsumsi sesendok salad kacang tolo agar dapat tidur lebih nyenyak dan bangun dengan perasaan yang segar di pagi hari.

  1. Mengendalikan diabetes

Kacang tolo memiliki sifat antidiabetes. Sebuah studi pada tahun 2018 dalam Journal of The Food and Agriculture menemukan bahwa makan kacang tolo memiliki nilai kalori yang rendah sehingga membantu meningkatkan pengaturan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Baca juga : Kandungan Alpukat yang Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh Anda

  1. Mengatasi anemia

Anemia defisiensi besi bisa menyebabkan kelelahan, sakit perut, pusing, kebingungan, dan memburuknya fungsi metabolisme. Akan tetapi, mengonsumsi kacang tolo dipercaya dapat mengatasi anemia karena kekurangan zat besi tersebut. Tingginya kandungan zat besi dalam kacang tolo dapat melawan efek anemia, dan meningkatkan sirkulasi darah yang baik.

Kacang tolo kerap dijual dalam bentuk kering sehingga sebelum memasaknya, rendamlah terlebih dahulu dalam air. Hal ini akan mempercepat waktu memasak, dan membuatnya lebih mudah dicerna. Umumnya, kacang tolo ditambahkan ke dalam sup, semur, atau salad.

Bagi sebagian orang, kacang tolo bisa menyebabkan sakit perut dan kembung karena kandungan serat raffinose yang dapat menimbulkan masalah pencernaan. Akan tetapi, merendam dan memasaknya dengan matang dapat mengurangi kandungan raffinose sehingga Anda tak perlu terlalu khawatir.